Besi H-Beam Pada Konstruksi
25/5/2024
Besi H Beam merupakan salah satu jenis struktur baja yang sangat penting dalam dunia konstruksi. Dikenal dengan bentuk penampangnya yang menyerupai huruf “H”, besi ini memiliki karakteristik khusus yang membuatnya menjadi pilihan utama dalam proyek-proyek bangunan bertingkat, jembatan, dan infrastruktur lainnya.
Dalam artikel ini, kita akan menjelajahi lebih jauh mengenai Besi H Beam, mengungkap keunggulan dan kegunaannya sebagai elemen vital dalam menyusun fondasi dan struktur yang kokoh serta tangguh
Apa itu Besi H Beam?
Besi H Beam adalah salah satu jenis struktur baja yang sering digunakan dalam industri konstruksi.
Bentuk penampangnya menyerupai huruf “H”, sehingga dikenal dengan sebutan “H Beam”. Struktur ini terdiri dari dua flensa (plat datar) pada bagian atas dan bawah, yang dihubungkan oleh sebuah web (dinding penopang vertikal). Desainnya yang khas membuatnya memiliki kekuatan dan kekakuan yang tinggi, sehingga menjadi pilihan yang populer dalam berbagai proyek konstruksi. Besi H Beam biasanya terbuat dari baja karbon atau baja struktural lainnya yang memiliki sifat tahan terhadap beban berat dan tekanan.
Sejarah dan Perkembangan Besi H Beam dalam Industri Konstruksi
Penggunaan Besi H Beam pertama kali muncul pada pertengahan abad ke-19, ketika teknologi manufaktur baja mulai berkembang pesat. Inovasi tersebut memungkinkan produksi baja yang lebih besar dan berkualitas tinggi, yang kemudian membuka peluang baru dalam desain struktur konstruksi.
Jenis-Jenis Ukuran dan Standar SNI yang Berlaku
Ukuran baja H-Beam dan IWF bervariasi, dan pilihan ukuran akan disesuaikan dengan beban dan desain bangunan. Beberapa ukuran standar yang umum digunakan adalah: H-Beam: 100x100mm, 150x150mm, 200x200mm, hingga ukuran lebih besar.
Bahan Baku Besi Baja H-Beam
Bahan Baku Besi Baja H-Beam ini memang dari bahan yang kuat dan tidak mudah rapuh, karena salah satu fungsi utama dari besi ini adalah untuk menopang bangunan atau beban yang berat. Pasalnya, apabila dalam proses pembuatan bahan bakunya tidak kokoh maka benda atau konstruksi yang ditopang bisa roboh.Sebenarnya, besi H-Beam ini adalah balok-balok baja yang dibentuk sedemikian rupa atau dengan menggunakan proses hot rolled hingga proses akhir penampangnya membentuk huruf H. Sebab, besi ini mempunyai daya kuat dan kokoh sehingga diberi nama besi baja H-Beam.
Namun, akan tetapi dari segi bentuk kedua jenis besi itu baik H Beam dan WF hampir serupa. Tetap saja ada perbedaan yang mungkin tidak begitu menonjol pada penglihatan orang awam. Padahal, perbedaan yang paling menonjol dari besi baja H Beam dan WF adalah dari bentuk kupingnya. Kuping pada balok baja WF memiliki bentuk kuping yang lebih lebar pada bagian bawahnya. Sementara, kuping pada besi baja h beam, mempunyai bentuk kuping yang keduanya sama lebarnya
Besi H Beam Dalam Dunia Konstruksi Bangunan
Alasan utama kenapa kedua jenis besi tersebut sering dipakai dalam dunia konstruksi bangunan, khususnya sebagai tiang penyangga karena batangnya yang kokoh dan kuat. Berkat kemampuan penyangga dari kedua jenis besi tersebut, baik H-Beam yang sangat kokoh dan kuat. Bahkan benda dengan bobot sangat berat sekalipun besi tersebut mampu menopangnya. Contoh konstruksi bangunan yang menggunakan jenis besi tersebut, adalah pembuatan jembatan dan jalur lintasan panjang kereta api.
Pasalnya, konstruksi jembatan harus kuat karena dalam penggunaanya harus dilewati oleh ribuan kendaraan dengan muatan yang berbeda-beda. Begitu pula dengan jalur lintasan kereta api yang dilalui oleh kereta api setiap harinya sesuai jadwal. Sementara, untuk konstruksi bangunan rumah atau gedung, jenis besi/baja tersebut dipakai dalam pembuatan tiang, pembuatan atap, pembuatan kolom dan juga pada lantai.
Karena, jenis besi/baja tersebut sangat kokoh sehingga dalam pemakaianya lebih hemat. Apabila menggunakan tiang penyangga biasa, dalam pembuatan bangunannya dibutuhkan lebih banyak. Kemudian, dengan sedikitnya jumlah penggunaan besi tersebut. Hal ini juga akan sangat membantu bagi seorang desain interior dalam berkreasi karena ruangan yang dihasilkan lebih luas dan tidak perlu ada banyak tiang penyangga.